Kutipan-Kutipan Bagus di Buku Be The New You

Beruntung sekali bisa menemukan buku ini di perpus Habibie SMAN 1 Kebumen, buku yang tidak pernah saya bayangkan isinya bakal semenarik ini, semengalir ini, ringan dan rasanya ingin membaca lagi dan lagi, kata-katanya dalam banget dan benar-benar memotivasi yang membaca, Dia masih begitu muda dibanding saya tapi pemikirannya luar biasa, seperti pepatah bilang jangan melihat siapa yang menyampaikan tapi lihat apa yang diucapkan. Sesuai dengan judul bukunya


Be The New You
Buku 279 halaman
Penulis : Wirda Mansur
Penerbit : KataDepan
Cetakan pertama : April 2018 

Buku ini mempunyai kutipan-kutipan yang sangat bagus dan mengena, cocok sekali dibaca jika kita ingin mendapat motivasi dan kita ingin berubah.

Belajar dari berbagai kisah para nabi, diambil hikmah dari kisah-kisah mereka untuk diteladani

Beberapa kutipan yang menurut saya mengena dihati

Cinta itu rahmat dari Allah yang harus kita jaga

Ya Rabb, jika memang aku memiliki perasaan terhadap dia, walau sekecil apapun, tanamkanlah rasa kenyamanan dalam keimanan.

Bilang kepada diri sendiri, bahwa saya tidak berhak sedih berkepanjangan.

Berharaplah hanya kepada Allah, bergantunglah hanya kepada Allah.

Allah yang membolak-balikkan hati kita, dan percayalah semua kejadian selalu ada hikmahnya.

Saat rencana tidak berjalan sesuai kehendak kita, kita langsung menyalahkan orang atau diri sendiri, padahal mungkin saja Allah sedang mengajari kita.

Jika kita mampu menerima kenyataan pahit karena kesalahan kita, dan kita mengakui itu, juga menyesal insyaallah, Allah akan hadirkan sososk yang jauh lebih baik lagi dari yang sebelumnya, yakin aja dulu.

Semua orang di dunia ini worth it
Jika hanya berfokus pada kesedihn, maka akan kehilangan banyak kesempatan didunia ini.
setiap manusia diberikan kekurangan dan kelebihan 

Ubah semua kata negatif menjadi kata positif

Kumpullah dengan orang-orang yng kalian sayangi, lupakan sejenak semua kesedihan yang ada, And you will be happy.

Kalau kita sudah kehilangan Allah, maka kita akan kehilangan segala-galanya

Belajar menerima itu mahal
Walaupun membutuhkn waktu yang lama, pada akhirnya, hasil dari usaha memang g ada yang cuma-cuma.

Pada saat kita mampu menaklukkan kekhawatiran, rasa cemas, rasa sedih, rasa takut dan rasa lainnya, disitulah kita dapat merasakan kebahagiaan yang luar biasa. 

Kesalahan adalah guru terbaik dalam hidup

Tidak ada kata terlambat untuk terus memperbaiki diri. 

Bertobat artinya kita membuat komitmen sama Allah, untuk tidak mengulangi perbuatan itu lagi. 

Karena dunia itu terkadang jadi penyakit, bisa bikin lupa sama Allah, padahal mana yang abadi ?

Ampunan Allah melebihi luasnya lautan disamudra atau bahkan sealam semesta sekalipun.

Kita boleh kehilangan dia, tapi jangan sampai karena kehilangan dia kita jadi kehilangan Dia

Impian adalah tiket menuju dunia
Seseorang yang hebat itu thu konsekuensinya itu apa, dan malah nggak  menghindar,

Kebahagiaan itu tergantung bagaimana cara kita menyikapinya, begitu pula dengan kesedihan, kesuksesan, keberhasilan, kegagalan.

Kita adalah aset diri kita sendiri.
Apa aset terbesar kita sesungguhnya ?  aset terbesar kita sesungguhny adalah mengenal Allah

Jangan sampai pelit ilmu atau malah jadi sombong karena berilmu, kita bisa seperti itu jug kan karena Allah. 

Kalau kita megang al Quran itu seperti megang dunia, Ke mana aja kita pengen pergi, pasti ada jalannya, dan tentu dengan caraNya.

Soal aset, kita adalah aset terbesar kita.Bila mampu menjaga, mengembangkan, mengelola diri kita, kita bisa menjafi aset yang mahal.

Jangan berhenti menghafal Al-Quran, menghafal Al-Quran butuh pembimbing.

Membuang-buang waktu untuk hal yang nggak bermanfaat, itu juga termasuk maksiat.

Allah-lah yang tetap mengatur semuanya. Tapi, Allah tidak pernah mengajarkan kita untuk give up with life.

Untuk apa waktumu kau gunakan? Apa yang sudah kau lakukan? kemana impianmu kau bawa ?

Mau dengerin speech atau ceramah dari motivator terhebat sedunia pun, tidak akan bisa mengubah kalian, kecuali kalian mau mengubah diri kalian sendiri.

Khawatir itu boleh, tapi bila berlebihan, itu bisa membunuh kita. Bisa menghalangi kita. Yang tadinya ngak kenapa-kenapa, karena mikir berlebihan, jadi nggak jalan-jalan. Padahal mah, jalan aja udah.

Sesungguhnya orang yang gagal adalah orang yang takut bermimpi. Takut berucap.

Insyaallah kita mampu, asal tetap bersama Allah.

Allah pun maha mendengar.
Apa yang kita ucap. maupun isi hati kita, maka tidak terlewatkan satu doa pun melainkan Allah mendengar dan mengetahuinya .

Tidak ada yang berakhir bagi Allah jika ia masih ingin melanjutkan semuanya. Allah tahu apa yang terbaik untuk kita.

Tidak ada yang sia-sia doa itu berpahala.

Jika kita meminta kepada Allah, dan yakin seyakin-yakinnya hanya kepada-Nya, nggak ada lagi kata "impossible". Tidak ada yang mustahil bagi-Nya.

Kenikmatan pada saat berdoa itu adalah jika kita menikmati prosesnya.

Bukan soal gagal atau berhasilnya dalam move on, melainkan seberapa besar keinginan kita untuk berubah ?

Dreams belong to everyone,impian itu milik semua orang, hak semua orang. But menjadi orang sukses itu bukan untuk pemalas.

Hikmah di balik kisah Yunus
Jangan pernah berhenti berharap kepada Allah. Jangan juga berhenti meminta ampunan kepada Allah. Jangan pernah bosen, jangan pernah suntuk, dalam berdoa kepada Allah. Sebab Allah mendengar doa kita, mendengar keluh kita, tapi Allah ingin kita jadi kuat. Makanya, kita kudu menjalani beberapa step dulu.

Jangan pernah berhenti berharap kepada Allah. Jangan juga berhenti meminta ampunan, kepada Allah.

Jika kita tidak berhari-hati salah melangkah, apalagi ngelangkahin Allah yang apa-apa ke manusia, tidak mengutamakan Allah, melewatkan Allah, melupakan Allah, pilihan Allah, pilihan ya satu game over.

Saat-saat kita merasa kehilangan, merasa kesepian, merasa sulit, merasa sudah, merasa sudah tidak ada lagi yang percaya dengan kita, kita punya Allah yang selalu bersama kita.

Jadilah dirimu sendiri, berbanggalah dengan dirimu sendiri.

Selagi ada kesempatan hidup, selalu ada kesempatan untuk berubah.

Kita akan selalu dihadapkan dengan hal-hal yang tidak kita sukai, tapi bagaimana cara kita menyikapi, itu yang lebih penting.

Post a Comment

0 Comments